Kamis, 29 September 2011

Antara Kentut dan Cinta yang Puitis



CINTA dan KENTUT tidak bisa ditahan, keduanya bisa menjadi lega bila terlaksana.

CINTA tertahan = Sengsara, KENTUT ditahan = Menderita

Kalau CINTA dan KENTUT keras bersuara, tentu perasaan kita lega.

CINTA terkesan malu-malu tapi mau, KENTUT bikin malu-maluin baunya.

CINTA tanpa rasa, bukan CINTA namanya, KENTUT tak berbau, bukan KENTUT namanya.

CINTA itu rapuh, KENTUT itu bau.

CINTA itu halus, KENTUT itu virus.

CINTA diam-diam membuat orang mabuk kepayang, KENTUT diam-diam membuat orang mabuk kepalang.

CINTA bagi kebanyakan orang muda, 'Ahhh, CINTA monyet...!'KENTUT didepan banyak orang, 'Sialan, monyet lu...!'

CINTA dan KENTUT sama-sama sering dicari:Kalau sudah CINTA: 'Dimana engkau duhai kekasih?'Kalo sudah KENTUT: 'Siapa nih yang KENTUT? Hayoo, ngaku gak...?!!!'

CINTA berlebih membuat orang terbuai, KENTUT berlebih membuat orang terkulai.

CINTA menyatukan persepsi, KENTUT menyatukan emosi.
[gallerydunia.com]

Rahasia KELEMAHAN Cewek CANTIK dan SEKSI



Banyak cowok yang sering minder ketika mendekati seorang cewek cantik dan seksi. Kebanyakan cowok gak punya rasa percaya diri jika mau "NEMBAK" cewek cantik dan seksi itu. Kebanyakan mereka khawatir, takut ditolak, atau malah dicuekin, dan malu jika itu terjadi, karena bisa menjatuhkan harga diri si cowok.

Padahal jika para cowok tau kelemahan si cewek cantik dan seksi itu.
wah,,, dijamin bakal jadi cowok yang "pede" sepanjang hidupnya.. HaHaHa.


Cukup BASAH-BASInya karena yang nulis uda BASAH kehujanan waktu di motor tadi dan mungkin entar lagi BASI gara-gara kedinginan. T.T
Ingat ini sangat rahasia dan jangan gunakan untuk hal-hal yang tidak baik. :D
Cuma orang yg beruntung yang bisa membaca artikel ini.(yang gak beruntung orang yang gak bisa baca."siapa suruh gak sekolah")

sebenarnya yang ada dalam pikiran CEWEK CANTIK dan SEKSI adalah:

1. Cewek Cantik dan Seksi sebenarnya juga sangat berharap perhatian dari para cowok di sekelilingnya. Itu bisa dicermati dari gayanya yang memang sengaja dibuat-buat untuk menarik perhatian cowok. Jika gak ada satu pun cowok yang perhatian, aslinya dia akan merasa kecewa banget deh... hehehe...

2. Kalo sudah berhasil memikat cowok agar "ngiler" setelah melihat dirinya, maka si cewek berlagak jual mahal. Tujuannya biar si cowok makin ngebet ke dia, dan kepikiran terus sampai terbawa mimpi. Namun jika ternyata si cowok malah gak berani atau gak melanjutkan pendekatannya, dijamin si cewek pasti jadi kecewa dan mentalnya langsung down,,, down,,, down,,, ampe kekubur hidup-hidup di dalem tanah karena akting memikat cowok yang GATOT alias Gagal Total... HaHaHa... Padahal aslinya dia ngarep banget tuh cowok tetap berjuang untuk mendapatkan dirinya.

3. Cewek cantik dan seksi sebenarnya tidak butuh cowok yang ganteng, keren, atau atletis (six pack, four pack pokonya yang pack-pack lah).



Cewek itu hanya butuh cowok yang punya KEPRIBADIAN BAIK, yaitu si cowok musti punya mobil pribadi, rumah pribadi, villa pribadi, deposito pribadi dan hal-hal lain yang dimiliki secara pribadi... WkWkWkWk... XD




http://www.lintas.me/go/4e822b4a60e53704f1011579/blogspot.com

Luar Biasa di Thailand ada buaya berkepala dua

Luar Biasa gan di Thailand atau negara gajah putih ini ada buaya berkepala dua

Cara Agar Pacaran Kita Direstui Sama Ortu



Yang namanya pacaran backstreet atau ngumpet-ngumpet, pasti nggak nyaman, jadi sering bohong sama ortu plus nambah dosa, mau ngaku yang sebenarnya, takut. Tapi makin lama makin merasa bersalah karena pacaran tanpa bilang ortu. Ada bocoran nih gimana caranya biar pacaran kita direstui sama ortu.

1. ’Show offMau pacaran, tapi prestasi di sekolah berantakan! Wah ini sih namanya sama aja bunuh diri kalau ngaku kita udah punya pacar. Mending tunjukkin dulu kalau kita udah pantas punya pacar, dengan cara pamer nilai bagus di sekolah plus prestasi kita di bidang lain, dengan kayak gitu, ortu bakal percaya, kalau memang kita pintar membagi konsentrasi antara sekolah dan acara pacar-pacaran.

2. ’Sogok-menyogok’Ini bukan sogok-menyogokkan kayak di dunia politik Indonesia yah, hehe..., tapi nggak ada salahnya kok, kalau sekali-kali kita bawain makanan kesukaan ortu kayak martabak, nasi goreng, sushie atau yang memang jadi favoritnya mereka, minimal tindakan ini bisa menunjukkan kalaupun nanti kita udah punya pacar, kita tetep inget sama mereka. *So Sweet !!! Hehe...,

3. DewasaBiasanya ortu nggak ngijinin kita pacaran karena kita dinilai belum cukup umur alias belum cukup dewasa buat menjalin suatu hubungan yang dinamakan ’pacaran’. Perlu usaha ekstra buat ngeyakinin ortu. Dewasa nggak cuma umur yang menginjak usia 17tahun. Tapi,dewasa juga berarti sikap, pikiran dan tindakan yang kita lakukan disertai pertimbangan plus tanggung jawab.

4. Sumpah Serapah!!Hehe, ini maksudnya lebih ke berjanji sama ortu, kalaupun kamu pacaran sama seorang cewek. Kamu nggak akan berbuat hal yang aneh ataupun negatif kaya seks pra-nikah dan lain-lain. Tentunya yang namanya sumpah harus diikuti dengan perbuatan real.

Mudah-mudahan, ortu kita bakalan ngerti dan kasih lampu hijau alias izin buat kita pacaran. So, let's say to goodbye for backstreet, Hehe. Amien!![laksanaberita.info]

Kisah Pilu Kehidupan Anak Jalanan di Jakarta

Pengamen dan pengemis anak bukan pemandangan baru di Jakarta. Ada yang merasa kasihan dan prihatin, tak sedikit juga yang sinis dan tak peduli. Namun, tahukah Anda bagaimana kehidupan anak jalanan sesungguhnya? Andes Lukman dan Ajeng Pinto menelusurinya dengan terjun langsung di antara mereka.

Siang itu daerah perempatan Jatinegara, Jakarta Timur, panas terik. Tampak seorang anak lelaki berusia 8 tahun tengah asyik menyanyi sambil menepuk-nepuk tangan di sisi sebuah mobil. Tak jelas syair lagu apa yang keluar dari mulutnya. Setelah bernyanyi beberapa bait, tangannya menadah pertanda meminta uang. Dengan muka memelas ia berkata, “Buat makan dan sekolah, Bu. Minta uang,” begitu katanya singkat.



Pemandangan seperti ini pasti se­ring Anda jumpai di sudut kota besar, terutama Jakarta. Tak peduli hujan atau panas, anak-anak ini tetap me­minta uang di jalanan. Timbul perta­nyaan, siapa mereka sebenarnya? Ke mana orang tua yang seharusnya bertanggung jawab atas anak-anak ini?

Penasaran dengan hal ini, beberapa waktu lalu kami menelusuri kehidupan pengemis dan pengamen anak-anak di sekitar Prumpung, Jakarta Timur. Untuk masuk ke dalam kelompok ini, Sekar harus melakukan pendekatan dengan keluarga mereka terlebih dulu. Tidak mudah, sebab anak-anak ini benar-benar tertutup dengan orang baru. Baru tanyakan soal tempat tinggal saja, anak-anak ini langsung mengernyitkan dahi. “Ada apa? Mau apa? Kenapa tanya-tanya?” cecar mereka.

Bagi anak-anak ini, tempat tinggal adalah suatu hal yang yang sangat dijaga kerahasiaannya. Pasalnya, bila sudah banyak yang mengetahui tempat tinggal, pastilah banyak orang yang akan berkunjung. “Orang” yang dimaksud di sini bukanlah orang biasa, melainkan institusi, lembaga pemerintah, hingga LSM, yang sering menjaring anak-anak dan orang tua mereka agar tak turun ke jalan lagi. Inilah yang ingin dihindari para pengamen dan pengemis jalanan.

Agar bisa berkenalan dan diterima, Sekar harus mencopot identitas wartawan. Hari pertama berkenalan dengan anak-anak ini, kami terkejut karena ternyata sebagian dari mereka mempunyai telepon selular atau ponsel. Ketika kami menanyakan nomor HP, spontan anak-anak itu menjawab, “Kosong delapan…kapan-kapan kita ke Dufan.” Begitu canda mereka sambil mencibir, menggambarkan keengganan menyebut nomor.

WAJIB MENGEMIS & MENGAMEN

Seperti yang mungkin sudah diduga banyak orang, para pengemis dan pengamen anak ini sudah melupakan pendidikan. Sebenarnya ada kesempatan untuk sekolah, tapi kemauan mereka yang sudah lenyap. Ketua LSM (lembaga swadaya masyarakat) SWARA, Endang Mintarja, yang bergiat untuk anak-anak jalanan di sekitar Jakarta Timur menyebut kondisi ini sebagai titik “aman” orang tua.

Maksudnya, orang tua memang sengaja membiarkan anak-anaknya mengemis dan mengamen di jalanan. “Kenapa dibiarkan? Karena mereka juga mengambil keuntungan dari situ,” katanya. Lalu mengenai pendidikan, beberapa tahun ke belakang Endang dan beberapa timnya memberikan ke­sempatan kepada anak-anak ini untuk sekolah. Masalah biaya SWARA akan berusaha membantu.

Namun kenyataannya tak banyak orang tua dan anak-anak yang tertarik dengan program ini. Mereka lebih senang di jalanan ketimbang harus duduk dan belajar di sekolah. Endang bahkan sudah mengalokasikan uang bagi anak-anak yang mau belajar. Mi­salnya, setiap hari Jumat dan Sabtu SWARA mengundang anak-anak jalanan untuk belajar di kantor SWARA di bilangan Prumpung. Bagi anak yang hadir akan diberikan uang sebesar Rp10 ribu. “Uang itu hitung-hitung sebagai ganti rugi mereka mengamen dan mengemis,” tuturnya.

Ternyata cara ini pun tidak lantas membuat anak-anak tertarik untuk belajar. Ketika Sekar mengikuti kegiatan belajar ini, mayoritas dari mereka malah asyik bersenda-gurau. Misalnya ketika salah seorang guru menjelaskan tentang fungsi RW (rukun warga), tiba-tiba seorang anak langsung berteriak, “Rukun Warga tidak ada fungsinya karena masyarakat selalu berkelahi.” Jawaban itu langsung diikuti gelak tawa teman-temannya.

Begitu pula ketika mereka disuruh membacakan Pancasila. Seorang anak dengan cepat langsung mengacungkan tangannya dan berdiri di antara anak-anak lainnya. “Pancasila! Satu, Ketuhanan yang Maha Esa. Dua, mari mengamen sama-sama,” kata anak itu sambil tertawa terbahak-bahak. Tak ayal sang guru hanya menggeleng-gelengkan kepala. Anak-anak itu benar-benar liar dan susah diatur.

Dari 105 jumlah anak-anak jalanan di sekitar Prumpung, hanya setengahnya yang mau ikut belajar. Itu pun mereka harus dipaksa dan diming-imingi uang. Melalui program belajar inilah kami bisa berkenalan dengan F, gadis berusia 13 tahun. Di usia setua itu F masih duduk di bangku kelas 3 SD. Terkadang ia malu dengan teman-temannya yang lain karena badannya paling besar. “Harusnya kan saya sudah SMP,” katanya sedih.

Keinginan F untuk belajar tidak datang secara tiba-tiba. Sebelumnya beberapa kali ia ditawari oleh tim dari SWARA untuk mendaftar sekolah, tapi tidak mau. Ia memilih untuk te­rus mengamen di jalanan. F tinggal di sebuah rumah petak di sekitar Prumpung bersama kedua orang tua dan tiga adiknya. Ayah dan ibunya adalah pedagang asongan di sekitar Jatinegara. Barang yang dijual bermacam-macam, mulai dari rokok, minuman, atau apa saja. Yang penting laku dijual.

Pendapatan bersih rata-rata kedua orang tua F hanya Rp20 ribu sehari. Uang itu harus digunakan untuk membayar sewa rumah petak seharga Rp200 ribu per bulan. Rumah itu jauh dari kesan nyaman. Ruangan yang hanya berukuran 3 x 3 meter itu digunakan untuk tidur, masak, dan tempat berkumpul. Kamar mandinya berukuran 1 x 1 meter, namun pintu untuk menutup kamar mandi hanya papan tripleks yang disandarkan. Bila akan menggunakan kamar mandi, kayu tripleks harus diangkat untuk menutup pintu. Jika sewaktu-waktu angin kencang bertiup, papan tripleks bisa terjatuh. Itu belum seberapa. Bila salah satu anggota keluarga F sedang buang air besar, baunya akan “terbang” ke sekeliling ruangan.

Sebagian besar pendapatan kedua orang tua F dari berjualan di pinggir jalan habis untuk membayar kontrak­an ala kadarnya ini. Uang yang tersisa mereka pergunakan untuk makan sehari-hari. Tentu saja tidak cukup. Itulah alasan sang ibu menyuruh F mencari uang di jalanan. Caranya? Ya, terserah. Mau mengamen atau mengemis, sang ibu tidak akan keberatan.

Malah ketika F berusia 3 tahun, sang ibu sudah membawanya berjualan di pinggir jalan sambil digendong-gendong. Tak peduli debu, terik matahari, dan hujan. Ketika sudah berusia 7 tahun, barulah F disuruh mencari uang sendiri. Setiap hari anak ini bisa me­ngantongi uang Rp10 ribu sampai Rp20 ribu dari mengamen dan mengemis. Untuk mengamen tak diperlukan keahlian apa pun. Cukup menyanyi dan bertepuk tangan, jadilah sebuah nyanyi­an. “Tak perlu merdu, yang pen­ting memelas,” kata F sambil tersenyum. Uang yang ia dapat sebagian diberikan kepada orang tua. Sedangkan sebagian lagi digunakan untuk membeli aksesori, seperti gelang dan kalung.

KORBAN KEKERASAN & PELECEHAN SEKSUAL

Kedua orang tua F tak pernah menghiraukan keberadaan anaknya. Yang mereka tahu, bila tidak pulang ke rumah berarti anak ini tidur di pinggir jalan. Pergaulan F pun terbilang luar biasa. Di usia semuda itu ia sudah sering berganti-ganti pacar. Bahkan meraba-raba badan pasangan menjadi hal yang biasa baginya. Kami sempat melihat komunikasi anak ini dengan pacarnya. Bila sang pacar meledek F, anak ini tak segan-segan menempeleng kepala sang pacar. Begitu pula sebaliknya. Sang pacar sering menjambak rambut F. Menurut F, orang tuanya memang sering tak peduli pada anak. Ketidakpedulian mereka bahkan telah merenggut nyawa dua orang adiknya. Peristiwanya bermula ketika sang ibu sering membawa adik F yang nomor dua berjulalan di pinggir jalan. Alasannya klise, di rumah tidak ada yang menjaga sang anak.

Suatu hari dada si anak sesak dan sulit bernapas. Ketika dibawa ke rumah sakit, si anak dinyatakan mengalami gangguan pernapasan akut dan sulit disembuhkan. Penyebab utamanya adalah polusi karena terlalu sering mengisap debu dan asap knalpot. Nyawa si anak tak bisa tertolong dan F pun kehilangan satu adiknya. Bukannya kapok, sang ibu kembali membawa anak berjualan di pinggir jalan. Kali ini yang dibawa adalah anak ketiganya. Hanya selang satu tahun, anak ini juga meninggal. Namun sang ibu selalu mengelak kalau anaknya itu meninggal karena gangguan pernapasan akibat polusi. Menurutnya, kedua anaknya itu meninggal akibat salah minum obat.

Tak jauh berbeda dengan kehidup­an F, Aris (bukan nama sebenarnya) juga harus mencari uang di jalanan. Padahal sang ayah, M masih mampu mencarikan biaya untuk anak laki-laki berusia 8 tahun ini. M adalah penjual kerupuk keliling di sekitar Jakarta Timur. Penghasilannya per hari kurang lebih Rp50 ribu. Artinya dalam sebulan M bisa mengantongi penghasilan kurang lebih Rp1,5 juta per bulan. Kondisi keuangan yang cukup baik ini tidak lantas membuat Aris senang. Ia sama seperti anak-anak yang lain, wajib mengemis di jalanan. Bukan semata-mata karena butuh, tapi karena disuruh orang tua. Setiap hari, dari pagi sampai malam, ia harus mengemis di sekitar Jakarta Timur. Bila sekali saja tidak mencari uang, ayahnya akan memukuli Aris. Akibat terlalu sering dipukul oleh sang ayah, telinga sebelah kanannya tidak bisa berfungsi lagi. Sangat menyedihkan.

Sifat kasar sang ayah mulai muncul sejak Aris berusia 4 tahun. Saat itu M bercerai dengan istrinya gara-gara sang istri berselingkuh. Ia marah dan kesal. Semua emosi itu ia lampiaskan kepada Aris. Saat marah ia bisa berubah seperti orang kesurupan. Semua benda yang ada di sampingnya hancur berantakan. Pernah suatu ketika M tengah makan nasi hangat. Aris yang tengah ba­ngun tidur tiba-tiba menangis. Ber­ulang kali M menyuruh anak itu untuk diam tapi tak bisa. Aris malah semakin kencang menangis. Kesal mendengar hal itu, M pun melempar piring beserta nasi hangat itu ke pipi Aris. Anak itu pun pingsan dan pipinya melepuh.

Saat M menceritakan peristiwa ini, M menyuruh Aris menunjukkan bekas-bekas luka itu. Anehnya, M malah bangga karena telah berhasil membuat anak satu-satunya itu takut kepadanya. Sambil tertawa terbahak-bahak, M mempertontonkan kepada kami luka anaknya itu. Tak hanya kekerasan fisik, M juga sering mengajak anaknya ini ke tempat prostitusi di daerah Jatinegara.

Di tempat maksiat itu, Aris disuruh menunggu di luar, sementara M asyik berhubungan intim dengan wanita lain di dalam tenda. “Saya mau mengajar anak ini untuk berani,” begitu alasan M saat mengajak anaknya datang ke tempat prostitusi. Tak jauh berbeda dengan cerita Aris, lelaki bernama R juga menjadi korban kekerasan. Bedanya R adalah korban kekerasan seksual. Semenjak dibuang oleh orang tuanya, R harus berjuang menyambung hidup di jalan. Semenjak usia 7 tahun ia sudah mengemis di jalan. Namun sayang, ada orang-orang usil kepada anak ini.

Setiap hari ia selalu menjadi pelampiasan nafsu laki-laki bejat. Ia juga beberapa kali pernah (maaf) disodomi. Kini R berperilaku seperti perempuan. Di usianya yang baru 13 tahun, R se­ring dipanggil banci oleh orang-orang sekitarnya. Kepalang basah, akhirnya R pun menganggap dirinya sebagai perempuan. Setiap hari ia selalu memakai celana yang berukuran pas dengan kaki. Rambutnya panjang sebahu. Tak lupa ia juga acap memakai bedak dan lipstik.

Begitulah penampilan R saat turun ke jalan untuk mengemis dan mengamen. Diam-diam seorang induk semang pelacur memperhatikan tingkah laku R ini. Suatu hari ia diculik dan dibawa ke satu tempat. Di ruangan berukuran 3 x 3 meter sudah menunggu seorang laki-laki berbadan tegap. R kaget dan tak tahu harus berbuat apa. Laki-laki itu memaksa anak ini melayani dirinya. Baru selesai laki-laki pertama, masuk lelaki kedua. Setelah itu masuk lagi yang ketiga, keempat, hingga ketujuh. R diancam. Kalau tidak mau melayani ketujuh lelaki itu, ia akan disiksa. Akhirnya anak ini pasrah dan menerima saja. Kondisi mengenaskan ini bukan cerita fiksi atau karangan. Inilah realita yang terjadi pada sebagian pengamen dan pengemis anak di ibu kota.

Rencananya, untuk mengurangi anak-anak jalanan seperti cerita di atas, para LSM akan bahu-membahu dengan pemerintah agar jumlah mereka berkurang. Targetnya, menurut Endang, pada tahun 2014 sudah tidak ada lagi anak-anak jalanan di ibu kota. “Semua orang harus mendukung program ini. Minimal sadarkan kepada mereka bahwa jalanan bukanlah dunia untuk anak-anak. Mereka berhak mendapat kehidupan yang lebih baik. Me­reka berhak bermain dan bukan disiksa atau dipaksa mencari uang di jalanan,” tutupnya tegas.[menujuhijau.blogspot.com]

Tragis..!!! Politisi Brazil di telan Ular (video)


Pada 26 September kemaren seorang politisi brajil di telan sama ular anaconda waktu mabok, menurut saksi mata yg kebetulan sedang memancing, politisi itu sedang mabuk dan dan minum wisky si hutan tanpa dia sadari ular besar sedang mengintai dan memangsanya hidup

Rabu, 28 September 2011

PELITNYA penjual gorengan ini..!!!!

TKP penjual gorengan depan indoma*et jalan kaliurang km.14 jogja..



gerobak tersangka:


baca tulisan di kaca gerobak gan:



kalo blm jelas ini, ini yg lebih jelas:


kalo beli dibawah 5000 ga dpt cabe..beli 5000 cuma dpt 7 cabe..mana enak makan gorengan tanpa cabe...

Pepatah Jorok Namun Sarat Hikmah gan,, masup!!

SINONIM KEHIDUPAN

Ujian Hidup dan Takdir itu Ibarat Perkosaan gan,,,
Jika kau tak mampu melawan, Cobalah untuk menikmati

Pendidikan itu Seperti Main Perempuan,
Diperlukan uang dan kerjakeras,,

Kepercayaan itu seperti Keperawanan,,
Sekali hilang, maka hilang selamanya gan...

Sukses itu Ibarat Onani gan,,,
Hanya kau yang mampu meraih dengan tanganmu sendiri,,

Gaji Ibarat menstruasi,,,
Tiap bulan datang, namun hanya terjadi dan bertahan 5-6 hari dan pergi,,


Kisah Pelari yang Sangat Menginspirasi



Namanya adalah Derek Redmond,pelari pemegang rekor 400 m dari Inggris





Kisahnya terjadi pada olimpiade musim panas di Barcelona tahun 1992.Derek Redmond mulai berlari, namun larinya terhenti pada 150meter. Derek jatuh karena cedera hamstring. Derek terisak-isak. Ia terkapar di arena lari.



Ia bangkit. Ia berlari, sambil terpincang-pincang menahan rasa sakit. Beberapa official mendekatinya dan menyuruhnya berhenti, namun ia tidak menggubrisnya. Ia terus berlari.

Tiba-tiba dari kerumunan penonton, seseorang berlari mendekatinya, setelah berhasil menerobos penjagaan pihak keamanan stadion. Ia merangkul Derek.



Ia mengatakan, "Nak, sebaiknya kamu berhenti. Tidak mungkin kamu bisa menang.."Derek menjawab, "Tidak. Aku harus berlari sampai finish."

Orang itu berkata lagi, "Baiklah. Mari kita berlari bersama. Ulurkan tanganmu ke pundakku..."
Demikianlah, mereka berdua berlari sepanjang lintasan, sampai garis finish.



Kegigihan Derek memukau penonton saat itu.65.000 penonton melakukan standing ovation pada saat ia memasuki garis finish.

Derek kalah dari lomba, namun ia memenangkan hati penonton.Dia mengalahkan rasa sakitnya, dan memenangkan lomba untuk dirinya sendiri.dan,pria yang mendukung sepenuhnya aksi Derek itu adalah ayahandanya,Jim Redmond.

sumber

Tipe Cewek yang Pantas Dijadikan Istri




1. Taat beragama
Agama adalah salah satu pegangan hidup untuk kita manusia. Taat kepada agama juga menunjukan kalau si Cewek akan taat terhadap kamu. Bukan berarti kamu bisa semena-mena terhadap dia dan menyuruh si Cewek untuk menuruti apapun yang kamu mau, tapi taat beragama menunjukan bahwa si Cewek juga mempunyai prinsip hidup yang baik dan yang dia tekuni.


2. Lemah-lembut
Coba perhatikan cara Cewek berbicara kedana teman-temannya. Apakah dia selalu suka bernada keras, teriak-teriak, atau malah sopan dan selalu lembut dalam berkata-kata? Ciri-ciri inilah yang mencerminkan di mana cara si Cewek akan berbicara kepada kamu dan keluargamu nantinya.


3. Perhatian
"Kok dia bisa ingat dengan ulang tahun orang tuaku?" ujar kamu. Itu adalah pertanda bagus. Dia benar-benar perhatian akan hal-hal kecil seperti itu. Padahal, kalian belum menikah. Sehabis kamu pulang kerja, makananpun sudah tersedia. Saat kamu sedang sakit, dia memasakan bubur untuk kamu. Hal-hal kecil seperti itulah yang akan membantu dan memperkuat hubungan kamu. Bukankah Cowok juga memang suka diberi perhatian lebih dari si Cewek?


4. Penyabar
Kamu telat untuk kencan dengan si Cewek tapi si Cewek tidak marah sama sekali saat kamu datang dan dia sudah menunggu 25 menit kelaparan. Kenapa sabar itu ciri-ciri yang baik? Coba pikirkan kalau anda sedang dalam situasi apa saja yang berbau negatif; kesabaran itu akan membantu suasana itu tidak menjadi lebih buruk. Coba bayangkan kamu sedang kencan dengan Cewek yang tidak sabar. Sedikit-sedikit dia marah karena kamu tidak tepat waktu, berbuat sedikit kesalahan. Kencan yang seharusnya senang-senang malahan menjadi pengalaman buruk.


5. Sederhana
Perhatikan apakah si Cewek kamu suka berlebihan di depan teman-temannya. Apakah dia suka memamerkan tas baru yang baru dia beli hari itu juga? Orang yang suka pamer dan tidak sederhana menunjukan kalau si Cewek itu tidak percaya diri; ada kekurangan yang dia punya dan ingin menutupinya dengan memamerkan sesuatu yang lebih dari dia. Ini sifat yang tidak bagus untuk para Cowok.

6. Jaga kecantikan
Tidak berarti Cewek itu harus tampil cantik, tapi menjaga kecantikan itu juga berarti itu Cewek tahu bagaimana caranya menjaga dan merawat dirinya sendiri. Jikalah anda sedang berkencan dengan dia, perhatikanlah "make-up" yang dia pakai. Apakah terlalu berlebihan sehingga menarik perhatian orang-orang lain di sekitar anda? Apakah dia memakai rok mini yang berlebihan? Jaga kecantikan itu berarti menjaga penampilan secukupnya dan sewajarnya di saat dan tempat yang benar.


7. Dewasa dan bijaksana
Cowok suka dengan Cewek yang bijaksana dan bersikap dewasa. Di saat kesusahan, Cowok akan membutuh bantuan dari seorang Cewek yang dewasa dan bijaksana dalam mengambil keputusan.

8. Hemat
Cowok mana yang mau punya Cewek bermaterialistis? Nanti kalau kamu sudah berkeluarga dengan Cewek tersebut, dia akan menghabiskan uang untuk belanja baju-baju yang tidak perlu. Coba perhatikan dari cara dia menghabiskan uangnya sekarang. Apakah dia termasuk orang yang hemat, pelit, atau hura-hura?

9. Keibuan
Cewek kalau senang bermain dengan anak kecil, bisa menggendong bayi, menunggu mereka tidur, dan sebagainya. Inilah tanda-tanda dari Cewek yang bisa kamu bayangkan saat mereka menjadi istri kamu. Dia akan menjadi seorang ibu yang pandai di dalam rumah tangga.

10. Tabah menderita dan mau bekerja keras
Inilah salah satu ciri-ciri dari Cewek yang agak susah dicari. Mengapa? Cewek sudah terbiasa dengan tradisi di mana Cowok yang mencari uang. Di masa-masa sulit, Cewek biasanya tidak terbiasa untuk bekerja keras untuk keluarga. Jikalau kamu sudah menemukan Cewek yang tabah menderita dan mau bekerja keras, hargailah dia.


sumber

Alasan Mengapa Daging Ikan Berwarna Putih Atau Merah

Mengapa daging ikan umumnya putih, padahal kebanyakan daging lain berwarna merah? Bukankah ikan juga mempunyai darah? Dan mengapa ikan lebih lekas masak dibanding daging lain?

Tentu saja, ini bukan semata-semata karena ikan selalu berada di dalam air seumur hidupnya. Daging ikan memiliki pembawaan yang berbeda dari daging kebanyakan makhluk berjalan, melata, dan terbang karena beberapa alasan.




Faktor-Faktor yang Membuat Daging Ikan Lebih Lunak
Berenang dalam air mungkin bukan kegiatan binaraga yang terlalu berat buat ikan, sebaliknya bandingkan dengan kuda dan rusa yang harus berpacu di padang rumput atau burung yang harus mengepak-ngepakkan sayap terus-menerus di udara.

Ini sebabnya otot-otot ikan tidak seberkembang otot-otot hewan lain. Gajah, misalnya, harus bekerja keras melawan gravitasi bahkan ketika hanya inigin melangkah, maka otot-otot mereka sangat berkembang dan keras. Akibatnya, kita harus memasaknya dalam suhu di bawah temperatur didih lama sekali agar menjadi lunak.

Tapi, yang lebih penting adalah kenyataan bahwa ikan memiliki jaringan otot yang secara mendasar memang berbeda dari kebanyakan hewan darat. Untuk melesat kabur dari musuh-musuhnya, ikan hanya memerlukan beberapa gerak menyentak yang sangat bertenaga, bandingkan dengan satwa lain yang membutuhkan tenaga dan jangka waktu lama untuk melakukan lesatan dan berlari.

Maka, otot-otot ikan terutama terbentuk dari serat-serat yang dapat berkontraksi dengan cepat. Otot umumnya terbentuk dari berkas-berkas serat. Otot-otot ikan lebih pendek dan lebih tipis dibanding serat-serat besar untuk kontraksi lambat pada otot-otot satwa darat.




Karena itu dapat lebih mudah dikoyak, misalnya ketika dikunyah, atau diuraikan secara kimiawi, ketika dimasak. Ikan bahkan cukup lunak untuk dimakan mentah-mentah, seperti pada masakan sashimi.

Satu alasan penting lain mengapa ikan lebih lunak daripada satwa lain adalah karena mereka hidup dalam lingkungan yang pada dasarnya tanpa berat. Oleh sebab itu mereka tidak terlalu memerlukan jaringan pengikat tulang rawan, tendon, ligamen, dan sebagainya yang diperlukan oleh kebanyakan makhluk lain untuk menyangga berbagai bagian tubuh dan mempersatukan semuanya dengan kerangka utama. Maka ikan praktis seluruhnya terdiri atas otot, tanpa jaringan-jaringan liat yang sulit diuraikan.

Karena semua tadi, daging ikan begitu lunak sehingga masalah pokok kita adalah menjaga agar tidak memasaknya terlalu lama. Kita memasaknya hanya sampai semua proteinnya menggumpal dan berwarna pekat, sama seperti yang terjadi pada protein dalam putih telur. Daging tadi akan menjadi liat dan kering jika Anda memasaknya terlalu lama.

Lalu, mengapa daging ikan berwarna putih?
Darah ikan tidak terlalu banyak, dan yang sedikit itu pun sebagian besar terpusat dalam insang. Ketika hewan ini akhirnya terhidang di meja makan, hampir semua darahnya telah habis tercuci.

Mudahnya mencuci darah dari daging ikan sekali lagi terkait dengan aktivitas otot yang berbeda pada bangsa ikan. Karena dirancang hanya untuk kontraksi-kontraksi cepat dan singkat, otot ikan tidak memerlukan cadangan oksigen seperti pada otot hewan darat yang memerlukan stamina untuk kegiatan mereka.

Sebagaimana kita ketahui, otot-otot kontraksi lambat pada hewan darat harus menyimpan oksigen dalam bentuk myoglobin, sebuah senyawa merah yang berubah menjadi coklat ketika terkena udara atau panas. Myoglobin inilah, bukan darah, yang membuat daging merah berwarna merah.




Okada (1990) menyatakan bahwa daging merah mengandung myoglobin dan hemoglobin yang bersifat prooksidan serta kaya akan lemak. Warna merah pada daging ikan disebabkan kandungan hemoproteinnya tinggi yang tersusun atas protein mioety, globin dan struktur heme.

Di antara hemoprotein yang ada, myoglobin adalah hemoprotein yang terbanyak. Lebih 80 % hemoprotein pada daging merah adalah myoglobin dan hemoglobin.

Kandungan myoglobin pada daging merah ikan tuna dapat lebih dari 3500 mg/100 gram (Watanabe, 1990). Hal ini yang menyebabkan mudahnya terjadi ketengikan pada daging merah ikan tuna (Okada, 1990).

Penyebab utama antara daging putih dan daging merah adalah kandungan pigmennya, dimana myoglobin menjadi pigmen utama yang terdapat pada daging merah (Winarno, 1984).

Menurutnya myoglobin mirip dengan hemoglobin berbentuk lebih kecil, yaitu kira-kira satu per empat bagian dari besar hemoglobin. Satu molekul myoglobin terdiri dari satu rantai polipeptida yang terdiri dari 150 buah asam amino.

Berdasarkan sifat fisiknya, myoglobin merupakan bagian dari protein sarkoplasma daging, bersifat larut dalam air dan larutan garam encer (Clydesdale dan Francis, 1976 dan Kramlich et al (1973) menjelaskan beberapa faktor yang mempengaruhi jumlah hemoglobin dan myoglobin pada daging antara lain :

1) Tingkat aktivitas jaringan,
2) Suplai darah,
3) Tingkat kebutuhan oksigen,
4) Umur dan spesies.

Molekul myoglobin terdiri dari dua bagian yaitu: bagian protein (globin) dan bagian nonprotein (heme). Selanjutnya dinyatakan bahwa kandungan myoglobin dalam tiap daging berbeda tergantung jenisnya.


Sumber : http://www.apakabardunia.com/post/tahukah-kamu/inilah-alasan-mengapa-daging-ikan-berwarna-putih-atau-merah

Selasa, 27 September 2011

Bercinta Lewat Belakang

http://informschool.com/alumnos/zombies/oriol/wp-content/uploads/2010/09/Humor-grafico.jpg

Sepasang pengantin baru sudah tujuh malam menikmati masa bulan madunya.

Sang isteri berbisik kepada suaminya ketika mereka ingin bercumbu lagi : "Mas, apakah kau suka bercinta lewat belakang?"

"Tidak," jawab sang suami dengan tegas.

"Mengapa kau tak suka, Mas?" tanya sang isteri.

"Sayangku, karena aku tak memiliki alat di bagian belakang."

Mudah-mudahan cuma oknum pelajar doank....!!!

Berita heboh terkini. Kalau melihat foto-foto ini saya jadi terenyuh dengan kondisi pelajar SMU kita. Bagaimana bisa diandalkan untuk generasi penerus bangsa ini jika kelakuannya seperti berandalan. semoga saja ini hanya potret oknum sebagian kecil pelajar saja.

Naik angkutan kok gak pake aturan



Masih mending kalau pada bayar..



bagaimana fasilitas umum tidak cepat rusak. harusnya di rawat malah di corat coret



lagaknya seperti jagoan..ikut mengatur jalanan



sekolah bukannya bawa alat tulis malah bawa senjata..
ini pelajar atau pendekar ?



ini lagi cewek ikut2an..
yang bikin heran mereka ini punya komunitas di facebook yang beranggotakan lebih dari 2000 orang..
harusnya FB mau blokir komunitas yang kaya gini..



kalau sudah begini, orang tua yang harus repot cari uang buat tebusan..



tanpa mereka sadari.. orang tua mereka berjuang keras demi anaknya bisa sekolah



Tanpa mereka sadari betapa ibu kita berjuang antara hidup dan mati demi melahirkan kita..
tanpa mereka sadari betapa ibu kita bekerja keras supaya kita bisa hidup dengan layak seperti anak-anak yang lain.


[kaskus]

Berapa Usia Ideal Untuk Sebuah Pernikahan

Pertanyaan tersebut pasti sering Anda tanyakan pada diri sendiri atau pada pasangan. Bahkan sejak remaja Anda telah membayangkan akan menikah dengan orang yang dicintai. Dilansir Relationship Matters, menurut The National Center for Health Statistics, pernikahan yang dilakukan di usia remaja –usia 12 – 21 tahun– tiga kali lebih banyak berakhir dengan perceraian dibandingkan dengan pernikahan pada usia lebih tua. Pada 2002, 59% pernikahan wanita di bawah 18 tahun berakhir dengan perceraian dalam waktu 15 tahun dibandingkan dengan 36% dari mereka yang menikah di usia lebih dari 20.

http://i.okezone.com/content/2008/10/08/29/152052/cWntM9BkiQ.jpg

Usia berapa yang paling ideal untuk menikah bagi seseorang

Profesor Betsey Stevenson dan Tustin Wolfers menjelaskan fenomena tersebut dari sisi ekonomi bagaimana keluarga terbentuk. Dalam jurnalnya ‘Marriage and Divorce: Changes and Their Driving Forces’ dikatakan, pernikahan dibangun dari faktor ekonomi dan kesenangan. Sehingga pria dan wanita yang sama-sama memiliki pendapatan cenderung sukses membangun pernikahan.

Barbara Dafoe Whitehead dan David Popenoe dari Rutgers University memberikan perspektif tambahan. Pada 2004, ia meneliti 1.000 pria berusia 25 – 34. Mereka menemukan, 81% pria percaya bahwa waktu yang tepat untuk menikah adalah sekitar usia 25-27 tahun.

Para peneliti juga menemukan, kebanyakan responden pria mencari jodoh yang dapat memenuhi hasrat emosional, seksual dan spiritual. Para responden pria tersebut juga berharap bisa berbagi tanggung jawab mencari nafkah. Bahkan ketika mereka tampak puas dengan kekasihnya saat ini, mereka percaya masih ada wanita yang lebih baik di luar sana.

Data dari statistik di Amerika Serikat pada tahun 2000 juga menunjukkan rata-rata wanita menikah di usia 25. Pada usia ini, kebanyakan wanita telah menyelesaikan pendidikannya, memiliki karir mapan dan bisa hidup terpisah dari orang tua.

Walau begitu, pernikahan bukan hanya didasari dari usia semata, namun ada pertimbangan lain yang harus Anda ketahui. Dilansir beyondjane, pertanyaan-pertanyaan berikut ini dapat menentukan apakah Anda siap menikah atau tidak.

1. Apakah Anda benar-benar siap?
Secara fisik: Usia menjadi faktor penting. Jika Anda ingin memiliki anak, pastikan Anda memiliki rahim yang telah matang. Jika masih terlalu muda atau remaja, pembentukan rahim belum terlalu kuat. Pertanyaan lain, apakah Anda cukup mandiri jika berjauhan dari orang tua?

Emosional: Apakah Anda benar-benar cukup berani menghadapi semua konsekuensi dari pernikahan? Seperti yang kita semua tahu, perkawinan tidak hanya murni kebahagiaan. Ini mencakup begitu banyak ujian yang harus dilewati. Finansial: Memiliki sebuah keluarga perlu finansial yang stabil. Apakah Anda memiliki pekerjaan? atau calon suami Anda memiliki pekerjaan tetap?

Keyakinan: Sangat baik jika Anda memiliki keyakinan yang sama. Memiliki keyakinan yang berbeda dapat memicu konflik, entah itu dari kedua belah pihak keluarga atau pun dari Anda dan pasangan sendiri.

2. Apakah Anda mampu? Kemampuan dalam mengurus rumah tangga sangat dibutuhkan dalam kehidupan berkeluarga nanti. Pastikan Anda bisa berkomunikasi dengan baik kepada pasangan dan dapat menyelesaikan masalah bersama-sama.

3. Apakah Anda saling percaya? Kepercayaan adalah salah satu faktor besar untuk membuat pernikahan yang kuat dan sehat.[ruanghati.com]

Inilah Nama Panggilan Untuk Kekasih yang Istimewa



Nama panggilan untuk Pasangan anda haruslah yang sangat istimewa. Bila perlu tak ada orang lain yang tahu selain mereka berdua. Sebegitu istimewanya sehingga nama panggilan ini nantinya akan menjadi bahan nostalgia yang luar biasa penuh makna bagi keduanya.

Bila ‘Sayang’ Sudah Terlalu Umum

Kata ‘sayang’, ‘yayang’, ‘yang’ sudah cukup umum. Sebutan ‘mama papa’, ‘mimi pipi’ juga sering terdengar. Bagaimana dengan nama-nama seperti ‘cantik’, ‘jagoan’, ‘darling’, ‘sweetheart’, ‘baby’, ‘babe’ juga bukan panggilan yang tidak biasa. Semua panggilan itu umum saja terdengarnya.

Bagi dua sejoli yang telah merasa sangat terikat satu sama lainnya. Panggilan khusus ini akan sangat berarti. Oleh karenanya mereka akan menggali dan mencari panggilan apa yang paling mantap dan tentunya tak ada yang atahu tentang hal ini selain mereka berdua saja.

Panggilan Unik

‘Monyet’ mungkin bukan panggilan yang mesra, tapi bagi sepasang sejoli yang sangat mencintai hewan ini, mereka butuh mengabadikan nama hewan kesayangannya. Sang wanita dipanggil ‘Siamang atau Siam’ dan sang laki-laki dipanggil ‘Monyet atau Mon’. Seru saja saat teman-teman mereka mengetahui keunikan dan kekonyolan sepasang kekasih nyentrik tersebut.

Ada lagi yang menggunakan kata ‘Honda dan Yamaha’ sebagai panggilan sayang mereka. Si wanita dipanggil ‘Honda atau Hon’. Kata ‘Hon’ terdengar seperti ‘honey’ dan yang laki-laki dipanggil ‘Yamaha atau Maha’. Aneh bin lucu. Tapi begitulah keunikan dan kelucuan itu ada sejarahnya.

Pertemuan keduanya saat sama-sama menjadi agen marketing kedua merek motor tersebut. Untuk mengenang saat-saat itulah lalu keduanya sepakat menggunakan merek kedua motor tersebut sebagai nama panggilan kesayangan masing-masing.

Romatiskah?

Panggilan yang menggunakan kata ‘Kakak, Abang, Uda, Aa’ atau ‘Adik, Dik, Dek’ mungkin juga sudah umum. Yang lebih romantis mungkin memakai nama-nama bunga yang tentunya jarang dipakai untuk dijadikan nama orang, seperti bunga bakung, anggrek untuk yang wanita dan nama-nama planet untuk yang laki-laki.

Bagus juga kalau ada pasangan yang dipanggil ‘Jupiter dan Bakung’. Menggunakan nama-nama kimia atau nama-nama penyakit, seperti, Anorexia dan Nervosa atau Aritmia dan Bulimia. Tidak lucu memang. Tapi mungkin saja ada orang berpikiran aneh yang mau menggunakan nama-nama tersebut.

Tak Lekang

Ada nama panggilan yang tak lekang dimakan waktu. ‘Cintaku, Sayangku, Kasihku, Jantung hatiku’ adalah di antara nama panggilan yang hingga kini masih saja dipakai oleh banyak pasangan kekasih. Apalagi bila diucapkan dengan sepenuh hati. Bahkan ada yang memanggil kekasih hatinya ‘Cacant’ singkatan dari ‘Cantik dan Cantik’. Nama itu mengandung arti bahwa si pujaan hati akan selalu menjadi cantik dan akan selalu cantik bersemanyam di hati.

Sang wanita tak mau kalah, dia panggil kekasih hatinya dengan sebutan yang tak biasa, ‘Jag’, singkatan dari ‘Jagoan’. Biasanya kata ‘Jag’ disebutkan dengan nada lembut dan agak panjang sehingga terdengar mesra. Panggilan tersebut masih saja digunakan walau mereka sudah mempunyai anak. Bahkan nama itulah yang membuat keduanya semakin mesra.

Bila keduanya marahan, maka nama panggilan itu tak terucapkan. Tapi cinta keduanya begitu dalam sehingga ada kerinduan untuk memanggil kekasih hati dengan sebutannya semula. Kalau sudah demikian, luluhlah kemarahan dan kemesraan datang lagi. Betapa nama panggilan dapat mempererat ikatan kedua hati yang telah menyatu.

Nah Sekarang, Apa ya panggilan yg bagus untuk belahan hati anda ya ? hehhee…….!![tabloidunik]
[kolom-inspirasi.blogspot.com]

Senin, 26 September 2011

Manfaat Marah, Menangis dan Tertawa



Ini dia beberapa fakta tentang marah yang perlu Anda ketahui :

1. Menurut Charles Spielberger, Ph.D., seorang ahli psikologi yang mengambil spesialisasi studi tentang marah. Marah adalah suatu perilaku yang normal dan sehat yakni sebagai salah satu bentuk ekspresi emosi manusia. Seperti bentuk emosi lainnya, marah juga diikuti dengan perubahan psikologis dan biologis. Ketika Anda marah, denyut nadi dan tekanan darah meningkat, begitu juga dengan level hormon, adrenalin dan noradrenalin.

2. Mark Gorkin—seorang konsultan pencegahan stres dan kekerasan— membagi marah dalam empat kategori; marah yang disengaja, marah spontan (marah yg dilakukan secara tiba-tiba), marah konstruktif (marah yang disertai ancaman terhadap orang lain) dan marah destruktif (marah yang ditumpahkan tanpa rasa bersalah).

3. Marah juga merupakan satu bentuk komunikasi. Karena adakalanya orang lain baru mengerti maksud yang ingin disampaikan ketika kita marah. Bentuk penyampaian marah bisa berbeda-beda bergantung pada lingkungan dan kondisi sosial budaya yang membentuknya. Di Jepang, orang sering diam saat marah karena memang orang-orang Jepang tidak terbiasa mengekspresikan perasaannya. Berbeda dengan orang Amerika yang lebih berterus terang mengungkapkan perasaannya atau sama halnya dengan Suku Batak di tanah air kita.

4. Marah adalah manusiawi. Marah yang bisa berdampak buruk adalah marah yang tidak dikelola. Sebaliknya bila Anda mampu mengelola amarah dengan tepat, maka ekspresi kemarahan Anda justru akan menyehatkan. Hal ini sudah terbukti pada sebuah penelitian yang menyatakan marah akan lebih baik daripada memendam perasaan jengkel.

5. Bagaimana marah yang menyehatkan itu? Yakni marah yang beralasan yang bukan karena faktor subjektif semata. Lontarkan kemarahan atau kejengkelan Anda sewajarnya saja. Sampaikan, penyebab utama kejengkelan itu. Bukan marah yang sekadar menuruti emosi yang meledak-ledak, kemudian melampiaskannya melalui kata-kata, ekspresi dan perlakuan yang kasar karena dapat merugikan orang lain. Untuk itu, dalam keadaan marah kita harus mengedepankan rasio. Sehingga kemarahan itu jadi lebih terkendali

6. Bagi Anda yang selama ini kerap mengumbar marah tanpa alasan kuat, ada 4 langkah yang dapat dilakukan:

- Mengidentifikasi kesalahan sikap dan pendirian yang memengaruhi seseorang menjadi marah secara berlebihan. Bila telah diketahui dan diperbaiki kesalahan ini, umumnya Anda bakal lebih mudah mengendalikan marah.

- Mengidentifikasi faktor-faktor dari masa kecil yang menghambat kemampuan untuk mengekspresikan amarah. Faktor-faktor ini termasuk ketakutan, penolakan dan ketidaktahuan.

- Mempelajari cara tepat untuk mengekspresikan kemarahan sehingga tetap dapat menguasai situasi yang menimbulkan kemarahan itu, bahkan secara lebih efektif.

- Menutup luka-luka yang mungkin tertinggal oleh pengaruh emosional dari kemarahan yang menghancurkan.

MENANGIS

1. Menangis adalah ekspresi dari emosi yang dipercaya dapat meningkatkan kesehatan. Hal ini dipicu karena air mata yang keluar saat menangis mengandung zat mangan dan hormon prolaktin yang cenderung meningkat ketika seseorang dilanda frustrasi/depresi. Keluarnya kedua zat tersebut dari tubuh secara otomatis menurunkan depresi yang tengah diderita.

2. Ada 3 jenis air mata. Pertama, air mata basal yang diproduksi untuk melubrikasi mata secara teratur. Kedua adalah air mata yang keluar secara refleks karena dipicu oleh iritasi yang dapat terjadi oleh pengaruh bawang atau lainnya. Yang ketiga adalah air mata yang keluar karena pengaruh emosi. Jenis air mata terakhir inilah yang memiliki zat mangan dan hormon prolaktin tertinggi. Jadi, ketika seseorang menangis karena emosi yang melanda dirinya, keluarnya air mata tersebut secara naluriah mengurangi perasaan depresi yang ada hingga tubuh mencapai kondisi stabil.

3. Menangis yang sehat adalah menangis sepuasnya hingga rasa sedih atau beban emosi yang membebani terasa berkurang. Dengan begitu, usai menangis akan timbul perasaan nyaman.

TERTAWA

1. Tertawa bermanfaat untuk kesehatan. Tertawa melepaskan energi positif yang menstimulasi otak untuk melepaskan pemikiran-pemikiran negatif maupun depresi yang dialami tubuh. Menurunnya tingkat depresi pada tubuh menyebabkan sistem kekebalan tubuh pun meningkat secara otomatis sehingga tubuh terasa lebih segar dan sehat.

2. Ketika tertawa, tubuh akan menghasilkan hormon endorphine yang memberikan rasa nyaman bagi tubuh (sebagai penenang alami). Tertawa dapat meredakan stres bahkan dipercaya dapat membuat orang lebih awet muda.

3. Tertawa juga dipercaya dapat bermanfaat untuk membantu proses penyembuhan atas suatu penyakit yang tengah diderita. Dengan tertawa peredaran darah dalam tubuh akan lancar, kadar oksigen dalam darah meningkat. Selain itu, tekanan darah akan normal.

4. Tertawa yang sehat adalah yang lepas, gembira dan dilakukan dengan sepenuh hati. Ketika tertawa, otot-otot di sekitar wajah pun mendapatkan stimulasi. Sehingga dapat sekaligus untuk senam wajah, mengendurkan ketegangan otot-otot di wajah

http://masuta-fenesia.blogspot.com/2011/09/manfaat-marah-menangis-dan-tertawa.html

Tips keluar dari Jeratan Cinta Segitiga

Setiap orang pasti berharap punya hubungan asmara yang baik dan langgeng dengan kekasihnya. Tapi bagaimana jika Anda dihadapkan dengan cinta segitiga, dan lebih buruknya lagi, Anda lah yang menjadi 'orang ketiga' di antara hubungan si dia dan kekasihnya?

Mencintai pria yang sudah punya kekasih mendatangkan siksaan batin yang luar biasa, tapi di saat yang sama, mungkin Anda melihatnya sebagai pengalaman terindah dalam hidup.

Kenapa sangat menyiksa? "Karena Anda akan sulit berhenti atau mengubahnya. Anda terjerat dalam situasi yang sebenarnya tidak Anda inginkan tapi tidak bisa melepaskannya," ujar pakar percintaan Rinatta, seperti dikutip dari No More Heartbreak.

Mungkin Anda sadar apa yang Anda lakukan salah, tapi mungkin Anda merasa tidak bisa berbuat apa-apa untuk terlepas dari jeratan cinta segitiga ini.

Di sisi lain, terlibat dalam cinta segitiga bisa dianggap momen yang indah karena mungkin Anda melihat si dia sebagai sosok pria sempurna dan ideal. Anda merasa ada koneksi khusus yang terjadi di antara kalian. Mungkin juga karena perlakuan sang pria yang begitu perhatian dan bisa memberi apa yang Anda inginkan.



Tapi yang perlu diingat, di balik kesenangan dan koneksi spesial itu, secara sadar atau tidak Anda merasakan sakit luar biasa. Rasanya seperti berada di roller coaster; dinaikkan setinggi-tingginya, tapi tiba-tiba dihempaskan ke bawah. Sebelum terperangkap dalam perasaan cinta yang semakin dalam, segera akhiri hubungan Anda dan si dia. Selain akan menyakiti diri sendiri, Anda juga akan menyakiti hati wanita lain.

Tidak mudah memang menghapus rasa cinta dan berpisah dengan orang yang dicintai. Tapi dengan mempertimbangkan tiga hal ini, mungkin bisa membantu Anda untuk mengambil keputusan:

1. Apakah Dia Satu-satunya?
Hal pertama yang harus ditanyakan kepada diri sendiri: bagaimana jika si dia bukan orang yang dicari selama ini? Bagaimana jika hubungan ini hanya sebuah 'batu loncatan' untuk mendapatkan cinta sejati yang sebenarnya?

Pikirkan dan renungkanlah baik-baik. Mungkin Anda sulit melepaskan dia karena menganggap hanya dialah orang yang Anda cintai. Coba bersikap lebih terbuka kepada pria lain, perbanyak sosialisasi dan berkenalan dengan orang baru. Mungkin ada pria di luar sana yang lebih baik, dan masih berstatus single.

2. Mungkin Ada Cinta Lain yang Lebih Dalam
Bagaimana jika ada rasa cinta yang lebih dalam dari perasaan Anda saat ini? Cinta di mana Anda bisa bebas berbagi momen indah bersama orang yang spesial, tanpa harus selalu 'kucing-kucingan'? Mulailah berpikir bahwa kebutuhan Anda akan perhatian, kepedulian dan rasa sayang mungkin bisa didapat dari hubungan asmara yang lain.

Fokuskan pada harapan kalau Anda bisa meraih masa depan yang lebih cerah daripada hubungan yang sekarang. Jika perlu, katakan berulang kali pada diri Anda, bahwa Anda akan jauh lebih bahagia jika melepaskannya dari sekarang.

3. Luapkan Rasa Marah
Saat si dia lebih memilih menghabiskan waktu bersama kekasihnya, mungkin ada rasa marah, tapi Anda tidak bisa berbuat apa-apa karena posisi sebagai 'orang ketiga'. Kenyataannya, Anda punya hak untuk marah, jadi luapkanlah rasa itu.

Rasa marah bisa diekpresikan dengan menangis, menulis dalam buku atau memukul-mukul sesuatu yang aman seperti boneka atau bantal. Setelah mengeluarkan rasa marah, hati pun jadi lebih tenang sehingga pikiran bisa lebih jernih untuk menentukan apa yang terbaik bagi Anda.

Setelah memutuskan mengakhiri kisah cinta terlarang ini, bulatkan tekad untuk menghapus semua kenangan yang pernah Anda alami bersamanya. Dikutip dari Love Lectures, selalu tekankan bahwa cinta segitiga akan lebih banyak menyebabkan sakit daripada cinta biasa, karena si dia harus membagi cintanya.

Jangan mencoba berteman dengan si dia, Anda bisa terjebak lagi dalam cinta segitiga dan akan sulit keluar untuk kedua kalinya. Boleh saja menjaga hubungan baik dengan memberi ucapan ulang tahun atau bertegur sapa saat bertemu. Tapi jangan sampai lebih dari itu.

Terakhir, jangan sampai perpisahan membuat depresi. Anda mungkin akan sedih, dan itu wajar. Tapi jangan meratapi nasib. Cari kesibukan atau ajak teman-teman pergi ke luar untuk karaoke, makan di luar atau pergi ke taman hiburan untuk mencoba wahana yang menantang

http://lifestyle-new.blogspot.com/2011/09/tips-keluar-dari-jeratan-cinta-segitiga.html

Gambar Renungan Untuk Kita

Terus scroll mouse ke bawah satu per satu dan baca untuk mengetahui makna & pesan indahnya






























message :

terima pekerjaan kamu, terima kewajiban kamu, terima penderitaan kamu.
Jangan pernah mengeluh....
Jadi tetaplah hadapi penderitaan kamu, karena dibalik penderitaan, pasti akan ada kebahagiaan yang menanti kamu

"jangan meminta untuk beban yang lebih ringan, tetapi berdoa untuk kamu agar menjadi lebih kuat"


http://jelajahunik.blogspot.com/2011/09/lihatlah-gambar-ini-mungkin-bisa.html